Senin, 27 April 2026

Nama-nama benda Nabi


 Salah satu kebiasaan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah memberi nama pada barang-barang dan hewan yang dimilikinya, mencerminkan perhatian beliau terhadap perkara sehari-hari, keindahan bahasa, dan kemudahan komunikasi. Pemberian nama ini menunjukkan penghormatan, pemaknaan, serta keakraban beliau terhadap benda-benda yang dipakai dalam kehidupan rumah, perjalanan, dan peperangan.

Beberapa nama properti dan hewan milik beliau antara lain:

  • Gelas: ar-Rayyan
  • Mangkok: al-Gharra’
  • Teko: as-Shadir
  • Tikar: al-Kazz
  • Gunting: al-Jami‘
  • Cermin: al-Mudillah (dengan sebuah kotak tempat menyimpan cermin, sisir, gunting, dan siwak)
  • Tongkat: al-Mamsyuq; tongkat berujung besi: an-Namir
  • Kuda hitam: as-Sakb; kuda berambut pirang: al-Murtajiz; kuda lainnya: al-Lahif, az-Zharb, al-Lizaz
  • Pelana/kudanya: ar-Rajj
  • Unta betina: al-Qashwa (juga disebut al-Adhba’)
  • Baghal: Duldul
  • Keledai: Ya‘fur
  • Kambing perah: Ghaytsah
  • Kemah: al-Kinn
  • Bendera pasukan: al-Uqab (beliau kadangkala memakai bendera hitam, kuning, atau putih dengan garis-garis hitam)
  • Pedang yang terkenal: Dzul Fiqar (dengan gagang, alas, dan anting-pedang berhias perak); beliau juga memiliki pedang lain
  • Tabung panah: al-Kafur atau Dzul Jum‘
  • Busur panah: Dzus Sadad
  • Perisai: al-Dzafn
  • Baju perang berlapis tembaga: Dzat al-Fudhul
  • Tembok/benteng pertahanan: an-Nab’a’
  • Budak perempuan: Khadhirah

Kebiasaan memberi nama ini bukan sekadar label; ia memperkaya tradisi bahasa Arab dan memberi warna personal pada kehidupan Rasulullah ï·º, sekaligus memudahkan penyebutan dan pengingat bagi para sahabat dan kaum muslimin


Redaksi : MTs. Roudlatul Mutaallimin Manggarejo

0 comments:

www.mtsmanggarejo.blogspot.com

Posting Komentar

Dokumentasi Kegiatan Kemah